Senin, 26 Mei 2014

When I miss You



Saat Aku Merindukanmu

Disaat langit tak menampakkan senyum cerahnya
Disaat matahari ingin sejenak rehat dari teriknya hari
Adalah saat yang tak layak untukku meniru kerusuhan bumi ini
Hanya desah udara malam yang mampu menghiburku
Temani tiap tetes tinta pada sebuah garis mendatar diatas tumpukan kertas
Jauh dan tak nampak bagiku untuk selalu terbayang atas hadirmu
Yang kumampu saat ini tak lebih dari sekedar bercakap dengan malam
Beriang layaknya tak ada kau yang kurindu dihati ini
Tersenyum lepas, berlari, berteriak dengan seluruh rasa bebasku

Ah, tapi sepertinya itu hanya sementara waktu
Ketika ranjang tlah bersiap bermalam denganku
Ketika kelopak mata merengek untuk tertutup
Dan disaat itulah ketakutan mulai membayangiku
Aku takut,..
Jika nanti ku akhiri hari ini pada satuan waktu di jam dinding
Maka semua kebebasanku atas kerinduan ini akan berakhir pula
Disatu sisi aku tak ingin merasakan warna ceriaku berubah menjadi kelabu
Aku benci,..
Disaat waktuku untuk tertawa terhenti hanya karenamu
Hanya berlandas serpihan rasaku yang mengharapkanmu
Mungkin, jika waktu bisa bicara maka aku akan katakan padanya bahwa
Ini Tak Adil,..!!
Malam itu meraup semua candaku
Menutup lubang kecil pipi manisku
Dan mengusir angan indahku sesaat
Menghapus semua dan mengurung waktu yang selayaknya berpihak padaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar